Berbagai Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Upgrade Turbocharger Mobil Diesel

hal yang perlu diperhatikan sebelum upgrade turbocharger

Upgrade pada turbocharger mobil, tidak hanya dilakukan pada mobil dengan bahan bakar bensin saja. Upgrade pada mobil berbahan bakar diesel era modern pun bisa dilakukan untuk meningkatkan performa bagian turbo mobilnya.

Turbo berfungsi untuk meningkatkan tenaga mesin melalui udara yang berada pada tubin turbo, sehingga mesin menjadi lebih kencang. Tentunya, hasil akhir yang didapat berkat meng-upgrade performa turbo adalah meningkatkan tenaga mesin dan torsi kekuatan mobil. Hal tersebut berlaku pada kedua mobil baik yang menggunakan bahan bakar bensin maupun yang bertipe diesel.

Namun, untuk meng-upgrade bagian turbo Anda, ada berbagai macam hal yang perlu diperhatikan sebelum dilakukan peningkatan. Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum meningkatkan turbocharger itu? Simak uraiannya berikut ini!

Boost Turbo

Boost Turbo adalah tekanan yang dibutuhkan untuk memampatkan udara yang masuk ke ruang bakar. Boost Turbo perlu diperhatikan karena jika tekanannya tidak sesuai dengan kapasitas maupun frekuensi penggunaannya, Boost Turbo mampu merusak mesin.

Hal ini harus dihindari karena ketika ingin meng-upgrade turbocharger mobil diesel, Anda harus benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan penggunaannya. Umumnya, untuk kendaraan yang digunakan sehari-hari, cukup menaikan angka Boost Turbo di bilangan 1 bar atau 14 psi. Lebih dari itu, resiko jebol dan kerusakan pada compressor wheel menjadi besar karena bagian mesin yang lain perlu menyesuaikan dengan Boost Turbo.

Saluran Udara

Hal kedua yang perlu diperhatikan sebelum upgrade turbocharger pada mobil adalah saluran udara.  Saluran udara mengatur kemampuan yang dimampatkan oleh Boost Turbo. Ketika saluran udara yang masuk terhambat, bisa membahayakan performa turbo pada spool.

Sebisa mungkin, ketika ingin mengganti atau meningkatkan turbo pada mobil Anda, direkomendasikan untuk menggunakan filter udara yang membantu melancarkan sirkulasi udara. Untuk membantunya, bisa digunakan replacement atau bahkan open filter agar udara yang bersirkulasi tetap lancar tanpa adanya hambatan.

Kompresi

Kompresi perlu diperhatikan guna mempertahankan durability atau ketahanan mesin dalam jangka panjang. Meng-upgrade turbocharger mesin mobil berarti meningkatkan tenaga, kecepatan, dan performa mesin lainnya agar tarikan mobil berjalan lebih cepat dan kencang. Bisa jadi, setelah turbo ditingkatkan, tekanan turbo yang didapatkan terlalu besar.

Hal ini dapat dihindari dengan menurunkan kompresi pada turbo sehingga tekanan yang didapatkan tidak terlalu besar. Jika tekanan yang didapat terlalu besar, efek samping negatif yang akan didapat oleh mesin adalah rusaknya piston karena tidak mampu mengimbangi kemampuan turbo.

Meningkatkan kemampuan turbocharger mobil dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar kendaraan Anda. Perlu diperhatikan juga penggunaan bahan bakar karena salah-salah Anda bisa mengeluarkan uang terlalu banyak untuk membeli bahan bakar. Ada rekomendasi yang perlu Anda coba setelah menaikkan performa turbo pada mobil Anda.

Pertamina Dex

Dalam meningkatkan turbocharger mobil, Anda juga tidak boleh luput dalam memerhatikan bahan bakar dan efektivitasnya. Pertamina Dex didesain dengan khusus untuk mobil diesel dengan kekuatan yang cukup besar. Harga Pertamina Dex yang terjangkau haruslah menjadi bahan pertimbangan untuk Anda menggunakannya.

Selain harganya, bahan bakar ini juga memiliki nomor cetane yang tinggi, yakni 53. Meskipun begitu, kandungan sulfurnya dibawah 300ppm, menjadikan Pertamina Dex menghasilkan emisi yang ramah lingkungan karena kandungan sulfurnya terendah se-Indonesia.

Bahan bakar ini juga termasuk murni dan mengandung aditif sehingga mampu melindungi kendaraan dan membersihkan bagian dalam kendaraan dengan maksimal. Dengan begitu, kendaraan Anda yang sudah ditingkatkan performanya bisa melaju dengan maksimal.

Itu dia 4 hal yang perlu Anda ketahui sebelum meningkatkan turbo pada mobil. Terkait dengan kebutuhan bahan bakar pada poin terakhir, dengan aplikasi MyPertamina Anda dapat mengisi bensin secara mudah dengan menemukan pom yang paling dekat dengan posisi Anda saat ini. Lebih dari itu, Anda juga bisa melakukan pembayaran secara digital dan melacak pengeluaran bulanan Anda untuk bahan bakar.

TOP UP

Top Up balance di akun MyPertamina anda melalui berbagai pilihan bank dengan cara:

 

1. Buka aplikasi MyPertamina

2. Pilih menu top-up

3. Klik tambah saldo

4. Isi jumlah saldo, masukkan pin, klik kirim

5. Dapatkan kode pembayaran, copy

6. Pilih bank dan ikuti instruksinya


Untuk keterangan lebih lanjut silahkan klik disini.

REDEEM POINTS

Poin yang telah terkumpul dapat ditukarkan dengan berbagai reward yang bisa anda dapatkan di aplikasi MyPertamina


Untuk keterangan lebih lanjut silahkan klik disini.

AKTIVASI

Aktivasi akun MyPertamina anda dengan cara yang sangat mudah:

 

1. Download aplikasi MyPertamina di Playstore / Appstore

2. Registrasi dan lengkapi data diri

3. Aktifkan LinkAja melalui aplikasi MyPertamina

4. Aplikasi MyPertamina siap digunakan


Untuk keterangan lebih lanjut silahkan klik disini.