ARTICLES

TIPS DAN TRIK DARI MYPERTAMINA

This zooms-in really well and smooth

Mengenal Cara Kerja Mesin Diesel Lebih Rinci

Di negara lain seperti Eropa dan Amerika, mobil dengan tenaga mesin diesel sudah banyak ditemukan. Namun, di Indonesia sendiri belum terlalu banyak. Biasanya, kendaraan yang menggunakan mesin diesel adalah jenis truk, SUV, dan MVP. Untuk cara kerja mesin diesel sendiri pun berbeda jika dibandingkan dengan kendaraan bermesin bensin. Seperti apa cara kerja mesin yang dipercaya bisa menghasilkan torsi yang lebih besar ini? Simak penjelasannya berikut ini! Fase Hisap Cara kerja mesin diesel yang pertama adalah fase hisap. Sistem kerja mesin diesel pada fase ini adalah dengan masuknya udara ke dalam ruang bakar yang melalui bagian katup. Pada fase ini, piston bergerak dari TDC (Top Dead Center) ke BDC (Bottom Dead Center) untuk menghasilkan pembesaran volume pada ruang silinder. Selain itu, fase ini juga berperan untuk menghisap udara luar ke dalam ruang silinder tanpa menggunakan bahan bakar. Fase Kompresi Setelah melewati fase hisap, cara kerja mesin diesel yang berikutnya adalah fase kompresi. Setelah udara dari luar telah terkumpul dalam ruang silinder pada fase hisap, maka BDC (Bottom Dead Center) dan ruang silinder akan menyimpan udara tersebut, kemudian piston akan mulai melakukan kompresi udara hingga tekanan dan suhunya menjadi cukup tinggi. Proses Kerja Udara yang telah dikompresi biasanya mencapai suhu 5.500 derajat celcius, sedangkan titik didih bahan bakar diesel berada di suhu 3.00 derajat celcius. Setelah udara terkompresi dan mencapai suhu tersebut, cara kerja mesin diesel yang berikutnya adalah komponen injektor akan mulai menyemprotkan bahan bakar diesel untuk menggerakkan mesin mobil. Fase Pembuangan Setelah melewati proses kerja, sistem kerja mesin diesel berikutnya masuk ke fase pembuangan. Hasil pembakaran yang telah terbentuk dari gas kemudian akan mengalir ke dalam ruang silinder. Dalam fase ini, posisi BDC (Bottom Dead Center) ke TDC (Top Dead Center) berperan untuk mendorong gas agar keluar melalui katup exhaust hingga menjadi tenaga gerak. Itulah tadi empat fase utama pada prinsip kerja mesin diesel yang perlu Anda ketahui. Setelah memahami fase-fase tersebut, Anda bisa menjadikan mobil dengan mesin diesel sebagai pilihan berkendara karena berbagai keuntungan yang ditawarkan. Salah satunya adalah irit bahan bakar, karena mesin diesel tidak menggunakan komponen busi yang menjadikan penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien dan perawatan yang tidak rumit. Untuk menentukan bahan bakar yang tepat dan sesuai dengan cara kerja mesin diesel, Dexlite dari Pertamina bisa Anda jadikan pilihan. Dexlite Pertamina sendiri merupakan varian bahan bakar diesel dengan angka cetane minimal 51 dan mengandung sulfur maksimal 1200 ppm. Hal ini berarti Dexlite merupakan jenis bahan bakar untuk mesin diesel yang bisa menghasilkan emisi ramah lingkungan serta pemakaian yang lebih irit. Tidak hanya itu, Dexlite juga mengandung zat aditif yang bisa membersihkan dan melindungi mesin dari endapan, sehingga performa kendaraan tetap optimal. Untuk informasi lebih lengkap seputar jenis bahan bakar dan lokasi SPBU terdekat, kunjungi laman resmi Pertamina atau dengan mengunduh aplikasi MyPertamina melalui smartphone Anda.

SELENGKAPNYA

This zooms-in really well and smooth

Ada Banyak Kesempatan Menjadi Mitra Pertashop, Berikut Caranya!

Apakah Anda pernah mendengar Pertashop? Jika belum pernah, Pertashop merupakan lembaga penyalur bahan bakar resmi berskala kecil dari Pertamina untuk melayani kebutuhan bahan bakar subsidi, LPG non subsidi, serta produk ritel lainnya dari Pertamina. Pertashop hadir untuk dijadikan peluang usaha bagi masyarakat yang tertarik menjadi calon mitra Pertamina untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dan memaksimalkan potensi daerah. Apabila Anda tertarik untuk membuka peluang bisnis dengan Pertashop, Anda bisa melakukan pendaftaran secara online di https://ptm.id/MitraPertashop. Kemudian, Anda tinggal melakukan pendaftaran dengan mengklik tombol “Daftar Sekarang”. Namun, sebelum menyelesaikan pengisian form pendaftaran, terdapat beberapa tahapan yang perlu dilalui, yaitu Tahap Pengajuan, Verifikasi Lapangan, Administrasi, Izin Bangun, dan Kontrak. Untuk tahu lebih lanjut mengenai hal-hal ini, simak ulasannya berikut ini! Kriteria Mitra Pertashop Sebelum melakukan pengajuan aplikasi untuk menjadi mitra Pertashop, terdapat beberapa kriteria yang dibutuhkan, yakni antara lain: Mempunyai legalitas usaha yang bentuknya Badan Usaha dan atau Badan Hukum (CV, Koperasi, atau PT) Mengantongi kelengkapan dokumen legalitas berupa KTP, NPWP, Akta Perusahaan Menguasai lahan untuk pengoperasian Pertashop Mendapatkan rekomendasi dari Kepala Desa Pemilihan Lokasi Dalam proses pendaftaran menjadi mitra Pertashop, Anda diharuskan memilih lokasi dari pilihan yang sudah disediakan pada form, yaitu berisikan: Provinsi, Kota/Kabupaten, kecamatan, kelurahan, dan alamat detil rencana lokasi Pertashop. Namun, jika lokasi yang Anda inginkan belum terdaftar, Anda bisa melakukan pengajuan lokasi baru dengan tautan yang telah disediakan pada laman tersebut. Selain itu, beberapa kriteria lokasi yang dibutuhkan antara lain: Aksesibilitas Desa (akses mobil tangki , akses pengiriman modular) Ketersediaan Jaringan Listrik Lokasi yang akan dibangun Pertashop memiliki potensi omset yang baik secara keekonomian Evaluasi kelayakan lokasi akan dilakukan oleh PT. Pertamina (Persero) Input Data Diri Cara menjadi mitra Pertashop berikutnya adalah dengan melakukan pengisian data diri. Hal ini meliputi nama perusahaan, nama pengusaha, nomor handphone, alamat e-mail, serta melengkapi digit password yang digunakan untuk melanjutkan proses pendaftaran mitra Pertashop. Submit Pendaftaran Jika Anda telah melengkapi form pendaftaran, jangan lupa untuk membaca persyaratan prosedur  yang juga dilampirkan dalam laman tersebut. Kemudian, jangan lupa untuk memberi tanda centang pada kolom konfirmasi bahwa Anda telah menyetujui persyaratan prosedur pendaftaran mitra Pertashop. Setelah Anda menyelesaikan proses pendaftaran secara online tersebut, Anda akan dikirimkan email verifikasi yang berisi informasi pendaftaran dan kode aktivasinya melalui SMS ke nomor handphone yang telah Anda daftarkan. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar kemitraan Pertashop ini, Anda dapat mengunjungi laman  https://ptm.id/MitraPertashop  atau menghubungi Pertamina Call Center 135.

SELENGKAPNYA

This zooms-in really well and smooth

Ingin Tahu Mengapa Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Berbeda di Tiap Daerah? Simak Penjelasannya!

Pernahkah Anda bepergian ke suatu daerah dan mendapati beberapa harga BBM yang tidak sama dengan yang ada di daerah asal Anda? Perlu diketahui bahwa harga BBM Pertamina, terutama yang nonsubsidi, memang tidak rata. Ada daerah yang mengenakan harga yang lebih murah, seperti Jakarta, ada juga yang lebih mahal, misalnya daerah-daerah di luar Pulau Jawa. Namun, apa penyebabnya? Simak penjelasan seputar alasan di balik perbedaan harga BBM nonsubsidi berikut ini! 1. BBM Subsidi dan BBM Nonsubsidi Sebelum membahas seputar perbedaan harga BBM nonsubsidi, ada baiknya kita memahami apa itu BBM subsidi dan yang mana yang bukan. Seperti yang kita telah ketahui bersama, PT Pertamina (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Maka dari itu, pemerintah juga akan terlibat langsung dalam menentukan harga BBM Pertamina. Salah satunya adalah dengan cara memberi subsidi pada beberapa jenis BBM, seperti Premium dan Solar. Jadi, harga BBM tersebut pun menjadi lebih rendah. Namun, jangan sampai salah kaprah karena tidak semua orang bisa menggunakan BBM subsidi. Pastikan Anda memang berhak menggunakan BBM subsidi dengan mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No. 18 Tahun 2013. Dengan begitu, Anda akan membantu pemerintah menyalurkan subsidi secara lebih tepat sasaran. Tapi, apabila ternyata Anda tidak berhak menggunakan BBM subsidi, jangan ragu untuk menggunakan BBM nonsubsidi. Bagaimanapun juga, kualitas yang Anda peroleh juga akan sebanding dengan uang yang Anda keluarkan. 2. Alasan Harga BBM Pertamina Nonsubsidi di Tiap Daerah Berbeda Jika pada saat mengisi BBM Anda mendapati harga BBM Pertamina nonsubsidi yang berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya, hal ini bukanlah tanpa alasan. Pasalnya, penentuan harga ini juga mempertimbangkan biaya pengangkutan BBM ke daerah konsumen. Secara sederhananya, biaya pengangkutan ini akan ditanggung oleh para konsumen. Kemudian, semakin jauh lokasinya dari kilang minyak, maka akan semakin mahal juga harga BBM nonsubsidinya. Namun begitu, perlu disadari bahwa pemerintah juga turut memastikan perbedaan harga yang ada tidak terlalu besar. Alasannya adalah agar para pengendara tidak merasa terbebani. 3. Kualitas yang Sama Baiknya Meski harga BBM Pertamina nonsubsidi di setiap daerah berbeda, perlu diketahui bahwa kualitasnya sama-sama baiknya. Hal ini disebabkan oleh PT Pertamina (Persero) yang mengerahkan para pengawas di setiap SPBU yang bertugas untuk memeriksa kualitas BBM sebelum akhirnya lolos dan bisa ditawarkan kepada para pengendara. 4. Kisaran Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Setelah membaca penjelasan seputar perbedaan harga BBM nonsubsidi, apakah Anda mempertanyakan apa saja BBM tersebut dan berapa harganya? Perlu dipahami, adapun BBM nonsubsidi tersebut, antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Racing, Pertamina Dex dan juga Dexlite. Berikut adalah kisaran harganya: Pertamax: Rp9.000 – Rp9.400 Pertamax Turbo: Rp12.200 – Rp12.700 Pertamina Dex: Rp11.150 – Rp11.550 Dexlite: Rp9.500 – Rp9.900 Demikian tadi penjelasan singkat mengenai BBM nonsubsidi dan mengapa harganya berbeda di tiap daerah. Kesimpulannya, perbedaan harga ini disebabkan oleh jarak yang berbeda-beda dari kilang minyak. Namun, perlu disadari bahwa perbedaan harga BBM Pertamina nonsubsidi ini tidaklah signifikan atau mempengaruhi kualitas BBM yang Anda beli. Dapatkan BBM Pertamina dengan harga yang kompetitif di tiap SPBU Pertamina di daerah Anda. Temukan lokasinya dengan mengakses aplikasi MyPertamina atau download sekarang juga di Google Play Store (Android) dan juga Apple App Store (iPhone).  

SELENGKAPNYA

This zooms-in really well and smooth

7 Penyebab Mesin Diesel Anda Bergetar Keras

Kenyamanan berkendara adalah impian dari semua orang. Akan tetapi, hal ini sering kali hanya menjadi angan-angan sebab mesin mengeluarkan getaran yang intens. Alhasil, proses berkendara pun akan terganggu karena perjalanan jadi tidak mulus. Lalu, sebenarnya apa saja penyebab mesin diesel bergetar keras? Simak ulasannya berikut ini! 1. Masalah Electronic Control Unit (ECU) ECU merupakan perangkat yang penting bagi mesin kendaraan Anda. Apabila sudah tidak akurat lagi, hal ini dapat mempengaruhi proses injeksi. Penyebabnya adalah semburan BBM jadi tidak sesuai takaran dan menyebabkan mesin bergetar. 2. Perbedaan Kompresi Setiap jenis BBM dirancang untuk rasio kompresi yang berbeda. Apabila Anda menggunakan BBM yang tidak sesuai, bisa jadi hal ini merupakan penyebab mesin diesel bergetar. Pasalnya, hal ini bisa menyebabkan mesin memaksakan diri untuk melakukan proses pembakaran dengan BBM diesel berspesifikasi lebih rendah. Maka dari itu, pastikan BBM yang Anda pilih memang sudah sesuai, mampu mengurangi getaran, dan juga berkualitas. Salah satu yang bisa Anda pilih adalah Pertamina Dex. Pertama, BBM yang satu ini memiliki angka cetane 53 yang tertinggi di kalangannya yang bisa menunjang performa berkendara yang baik. Kemudian, Pertamina Dex juga dirancang agar menjadi salah satu BBM yang memiliki kandungan sulfur terendah di Indonesia, yakni <300ppm, agar aman bagi mesin dan juga menghasilkan emisi yang lebih ramah lingkungan. Terakhir, Pertamina Dex juga murni dan mengandung zat aditif Pertatec. Formula ini bisa bantu Anda menjaga kebersihan serta melindungi mesin. 3. Kotoran pada BBM Perhatikan di mana Anda membeli BBM dan pastikan hanya memperolehnya di tempat-tempat yang terpercaya, seperti SPBU Pertamina. Sebab, bila kualitas BBM tidak terjamin dan terdapat kotoran, klep injektor bisa tersumbat dan proses pembakaran jadi tidak sempurna. 4. Saringan BBM yang Tidak Bersih Bila kendaraan Anda menggunakan saringan bahan bakar, perhatikan kebersihannya. Sebab, saringan yang tersumbat serta kotor bisa membuat asupan BBM jadi tidak konsisten dan menyebabkan pembakaran jadi tidak efisien. Hal ini nantinya bisa jadi penyebab mesin diesel bergetar. 5. Saringan Udara yang Tidak Bersih Selain saringan BBM, perhatikan juga saringan udara Anda. Seperti yang kita pahami bahwa proses pembakaran membutuhkan udara yang bersih yang harus melalui filter udara terlebih dahulu. Jika asupan udara tidak sempurna karena debu atau kotoran lain, mesin bisa mengalami getaran yang kuat. Jadi, cobalah ganti bagian yang telah rusak atau aus. 6. Permasalahan pada Busi Mobil diesel menggunakan busi pada saat proses pembakaran. Jadi, sangat wajar jika kerusakannya merupakan penyebab mesin diesel bergetar. Untungnya, cara memperbaiki permasalahan ini terbilang sederhana, yakni dengan mengganti bagian busi yang rusak dengan yang baru. 7. Engine Mounting yang Sudah Tua Engine mounting berperan untuk mengurangi getaran pada mesin diesel. Apabila kendaraan Anda sudah terbilang lebih tua, perhatikan apakah engine mounting masih berfungsi normal atau sudah usang. Jika sudah tidak layak, hal ini bisa membuat mesin dan juga setir bergetar secara keras. Akibatnya, keamanan dan kenyamanan Anda saat berkendara pun jadi berkurang. Itulah tadi ketujuh penyebab mesin diesel bergetar yang perlu dipahami. Kesimpulannya, jika sedang atau pernah mengalami getaran pada mesin diesel, jangan tunggu lebih lama lagi dan bawa kendaraan Anda ke bengkel terdekat untuk segera diinspeksi dan diselesaikan dengan cara yang mudah. Kemudian, jangan lupa juga untuk memakai BBM berkualitas seperti Pertamina Dex atau BBM Pertamina lainnya yang informasinya bisa Anda dapatkan melalui aplikasi MyPertamina. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

SELENGKAPNYA